Detoksifikasi dengan rokok Cigarskruie

Detok? Masa rokok bisa ada proses detok? Bukankah rokok membunuhmu?

Cigarskruie adalah kretek dari tembakau dan cengkeh pilihan berkulitas, dengan kesempurnaan racikan rempah alami nusantara, dengan peramu yng telah berpenglaman 35 tahun. Dengan paduan tembakau, cengkeh dan saus rempah-rempah tersebut berikan beberapa manfaat buat tubuh. Dikarenakan perubahan suatu wujud zat tidak merubah manfaat yang terkandung di dalamnya. Pengkonsumsian Cigarskruie sehingga memberikan manfaatnya, karena ada 12 macam rempah penyusunnya. Seperti yang disampaikan Prof.Dr. Sutiman Bambang Sumitro, SU.DSc; bahwa ” …yang berbahaya di rokok adalah asapnya yang berasal dari saus/perasa zat kimia, bukan dari tembakaunya…”.

Berdasarkan pengalaman serta bukti empiris konsumen Cigarskruie di berbagai daerah di Indonesia. Perokok aktif yang menghisap Kretek Cigarskruie (#CK) saat pertama kali akan merasakan kenikmatan rasa, tubuh segar, baik setelah aktivitas sehari-hari maupun setelah bangun tidur di pagi hari. Hal ini berarti zat racun (residu zat kimia) dalam tubuhnya berkadar rendah. Sebagian orang akan merasakan pahit, tenggorokan panas, pusing, gatal, mual, muntah dan sebagainya. Ini merupakan reaksi dari proses bekerjanya rempah-rempah Cigrskruie yang meluruhkan dan mengeluarkan zat racun (detoxification) dari darah, paru-paru serta tubuh. Bagi perokok pasif yang terpapar asap kretek Cigrskruie (secara tidak langsung) bisa terjadi detoksifikasi seperti dialami perokok aktif.

0 komentar:

Post a Comment